Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Februari 2015

~Untuk Tiadaku Aku Rindu~



Ya Allah kuatkanlah dadaku menahan getaran ayat-ayat Mu.
"fa dzakkir innafa'atidz dzikra # sayadzdzakkaru man yakhsya # wa yatajannabuhal asyqa...."

Ya Allah...
ku tak ingin menjadi pendurhaka-Mu
pembangkang ayat-ayat Mu
namun...
tanpa hidayah Mu aku sendu dalam gadaiku

~Kau kah~



Kau kah mujahid itu?...,
Mujahid yang menghunus belati ketakukan
menikam domba kemalasan.
kau kah mujahid yang telah membubarkan kantuk
meramaikan malam hingga suntuk
kau kah mujahid yang berdzikir mengirama
merasuk sum-sum hingga sukma
mengiringi malam hingga terdengar suara
hal min daa'in
hal min mustaghfirin
hal min taaibin

~Genggamlah Aku Dalam Ketiadaanku~



Ini melelahkan,
iya... sungguh sangat melelahkan...
mencari-cari ketenangan di tengah kerumunan duniawi.
mencari-cari keindahan di tengah gersangnya hati
mencari-cari kelembutan dibekas jejak tapak kebengisan
di sini, di bumi yang ku pijak ini
seperti tak ada lagi pohon yang rindang untuk ku berteduh
melepas penat menyeka peluh
seperti tak ada lagi sumur yang berisikan air sejuk
barang setetes tuk menghilangkan dahaga yang mencekuk
seperti tak ada lagi buah yang segar
tuk menghilangkan perih dan lapar
seperti tak ada lagi kendaraan yang bisa mengantarkanku ke batas kota
agar ku tak lagi melihat silaunya dunia.

Sabtu, 29 Maret 2014

ATAS NAMA APA KAU BELA DIRIMU



A-R-M-A-N
Atas nama apa kau bela dirimu?
Atas nama Tuhan???..
Apakah selama ini kau telah mengenal-Nya
Apakah selama ini kau telah mendekat pada-Nya
Apakah selama ini kau telah menunaikan segala perintah-Nya
Apakah selama ini kau telah, telah, dan telah….
Bukankah selama ini selalu kau abaikan seruan-Nya
Bukankah selama ini kau telah tenggelam dalam melupakan-Nya
Bukankah selama ini kau telah selingkuh dari-Nya

TITAH MALAM



Titah malam pada gelap
Menundukkan setiap kepala
Meraba-raba  jalan yang dilaluinya

Titah malam
Bergurau dikeheningan
 Bak teriakan petir disiang tak bertuan
Menyuarakan setiap kerinduan

Pada titah malam
Hening tenggelam
Menuai kelam
Menyisihkan cahaya demi cahaya
Terang pada temaram rembulan

Titah malam
Merenunglah sejenak
Tentang pekatmu
Untuk menundukkan keangkuhan titahmu
Meraba pada dinding-dinding sayu
                                                 Basah berembun menunggu titahmu turun.

Minggu, 03 Maret 2013

Gelitik Tawa

semua lebur dalam galak tawa
seakan tak ada beban yang diderita
aku-mereka,
semua saling selipkan rasa dalam gelitik tawa
sambil menanti senja.....

Wadil Gholb, 18/02/2013

Kamis, 31 Januari 2013

Sejadah Panjang

Malam mengulurkan gaunnya
menyisihkan cahaya demi cahaya
....
embun berjatuhan
membasahi rerumputan
dan tembok-tembok kesunyian

Dia Satu dan Tak Terbilang

Dia satu dalam sepuluh jari jemari
Dia satu dalam tiga ratus enam puluh lima hari
Dia satu dalam seribu bulan kemuliaan yang dinanti
Dia satu dalam sejuta makhluk langit dan bumi

TENTANG AKU



_________TENTANG AKU________
By: Putra Daha
Tentang aku kau bercerita adalah lucu
Tentang aku kau berkata adalah lugu
Tentang aku kau mengira adalah sendu
Tentang aku,,, kau tersipu malu

Minggu, 13 Januari 2013

Darul Amien

 Darul Amien

By: Muhammad Arman el_Mashnun
 Darul Amien
Aku Merindukan_mu....

Darul Amien
Dekap kasihmu selalu hangat dalam pias rinduku

Darul Amien
Nafasku tertinggal di rongga jantungmu

Minggu, 11 November 2012

Perang dunia kecil


Perang dunia kecil
Muhammad Arman_el_Mashnun*

Kala  kebebasan lepas dari sangkarnya
Kala api kebiadaban mulai menyala
Pertarungan jagat kecil pun dimulai
Dengan bermodal iman dan akal sebagai perisai